Ini Lima Daerah Penyumbang Investasi Terbesar di Provinsi RIAU

PEKANBARU - Realisasi investasi Provinsi Riau triwulan III tahun 2020 mencapai Rp 13,04 triliun atau mengalami kontraksi (penurunan) sebesar 0,22 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 13,07 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Provinsi Riau (DPMPTSP) Provinsi Riau, Helmi D realisasi investasi tersebut diperoleh dari realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

"Untuk triwulan III tahun 2020 realisasi PMDN sebesar Rp12 triliun mengalami kenaikan sebesar 215,66 persen. Jika kita bandingkan pada periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp3,80 triliun,".

"Sedangkan realisasi investasi PMA sebesar Rp1,04 triliun mengalami kontraksi sebesar 88,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp9,27 triliun," sambungnya.

Lebih lanjut Helmi mengatakan, selama periode triwulan III Tahun 2020 realisasi investasi di Provinsi Riau sebesar Rp 13,04 triliun, berdasarkan lokasi DPM-PTSP Provinsi Riau mencatat kabupaten/kota 5 besar kontributor penyumbang investasi (PMDN dan PMA).

"Lima daerah itu adalah, Dumai Rp2,56 triliun atau 19,66 persen, Kampar Rp 2,50 triliun atau 19,20 persen, Siak Rp1,77 triliun atau 13,57 persen, Bengkalis Rp1,72 triliun atau 13,16 persen, dan Pekanbaru Rp1,72 triliun atau 13,16 persen," jelasnya.

"Sedangkan lima negara asal PMA terbesar triwulan III tahun 2020 yakni Bermuda Rp704,81 miliar atau 67,61 persen, Malaysia Rp201,64 miliar atau 19,34 persen, Singapura Rp109,44 miliar atau 10,50 persen, British Virgin Island Rp12,28 miliar atau 1,18 persen, dan Yaman Rp7,48 miliar atau 0,72 persen," cakapnya.(BobyHF/Red)